Selasa, 08 Januari 2013

Do'a Dana, Do'a Penolak Bala

TNC. Tidak seperti hari-hari biasa, sekumpulan anak kecil, Senin (7/1) kemarin, tiba-tiba berkumpul dipersimpangan gang yang menjadi batas Rw. 04 dan juga Rw. 03 Lingkungan Lewiloa, Kelurahan Rabadompu Timur. Bukan untuk bermain, melainkan untuk ikut melakukan Do'a dana, yaitu semacam do'a untuk meminta keselamatan bagi seluruh warga yang ada di Lingkungan Lewiloa, atau Do'a Tolak Bala warga biasa menyebutnya. 

M. Said, salah satu warga Lewiloa menjelaskan bahwa Do'a ini awalnya digagas oleh ketua Rt. 11, namun karena ada ketertarikan dari Rt lain untuk melakukan kegiatan yang sama, sehingga do'a ini dilakukan di dua Rt. "awalnya kita ingin adakan untuk Rt kita sendiri, tapi karena ada Rt sebelah yang mau juga, akhirnya kita adakan di dua Rt" jelasnya.

Do'a dana ini diikuti oleh puluhan santri-santriwati TPQ lailatul Qadri serta anak-anak kecil lainnya, dan juga puluhan warga yang ada di Rt. 11 dan juga Rt. 12 secara khusu' mengikuti setiap rangkaian kegiatan do'a ini. Di dalam Do'a dana ini, puluhan anak-anak kecil disuguhkan bubur beras ketan untuk dikonsumsi. Selain bubur, ada juga pisang dan oha mina (nasi lemang) yang disajikan. Makanan yang disajikan tersebut, murni dari sumbangan dari warga sekitar.

Ina Ma'i, salah satu warga yang bertugas mengumpulkan keperluan konsumsi menjelaskan "beras ketan ini kita kumpulkan dari warga-warga" jelasnya.

Do'a Dana atau Do'a Tolak Bala ini, sudah sejak lama dilakukan oleh warga Rabadompu Timur dan juga warga Bima secara umum. Tujuannnya adalah untuk menolak segala kejadian buruk yang menimpa dana (tanah/daerah) tempat warga tinggal. M. Said menjelaskan "Do'a dana ini untuk menolak bala, biar kampung kita aman dari segala musibah" jelasnya. alimin     

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...