Jumat, 03 Januari 2014

Drama Jadi Permata di Syukuran RMLQ



TNC. Menjelang pergantian tahun baru 2014, Remaja Masjid Lailatul Qadri (RMLQ) Rabadompu Timur Kota Bima mengadakan acara syukuran 1 tahun berdirinya RMLQ. Kegiatan syukuran ini cukup mendapat apresiasi yang luas dari masyarakat, terutama drama religi yang dipentaskan oleh anggota RMLQ. “kalau sudah bisa mengumpulkan anggota sebanyak ini dan kompak, nanti bisa menjadi pelopor untuk kegiatan di masyarakat” ungkap Azhar, SE Lurah Rabadompu Timur.


Dalam acara syukuran tersebut, terdapat berbagai pementasan kesenian dari berbagai komunitas, seperti Tari, Akustik, Marawis, Qasidah, Hadrah, Puisi, dan Drama Religi. Pementasan yang ditampilkan mendapat apresiasi yang sangat baik dari masyarakat, tidak sedikit masyarakat yang larut dalam pementasan tersebut, terutama drama religi yang dibawakan oleh anggota RMLQ. Atun contohnya, Siswi disalah satu SMU di Kota Bima ini mengaku sangat terkesan dengan drama yang ditampilkan. “semoga saja drama ini bisa menjadi renungan buat masyarakat yang masih mabuk-mabukan, judi, togel, biar mereka sadar” ungkapnya.

Masyarakat yang hadir dalam acara renungan tersebut mengaku sangat senang dengan pementasan yang ditampilkan, terutama drama yang menjadi penutup acara. “dramanya lucu tapi penuh pesan agama, bagus pokoknya” ungkap dewi salah satu siswa SMU yang tinggal di Rabadompu Timur.

Walau banyak mendapat pujian, tidak sedikit juga masyarakat yang merasa sedikit tersindir dengan isi cerita yang ditampilkan. Karena drama tersebut menyindir beberapa penyakit sosial masyarakat yang saat ini sedang merajalela seperti judi, togel, mabuk-mbaukan, dll. Imam sebagai sutradara dalam drama yang berjudul Lahirnya Remaja Masjid di Las Vegas tersebut mengaku senang dengan reaksi masyarakat seperti itu. “itu tandanya mereka menyimak dengan baik, dan syukur-syukur kalau mereka sadar dan berubah menjadi lebih baik lagi dan meninggalkan kebiasaan buruk mereka” aku salah satu mahasiswa di STIE Bima ini.

Lain masyarakat lainpula aktor dalam drama tersebut. Drama ini secara tidak langsung menbawa perubahan buat beberapa aktor yang terlibat didalamnya. “selama ini saya sering mabuk-mabukan, tapi pas diajak main drama ini, saya sedikit mengurangi kebiaasaan saya itu, saya bersyukur bisa terlibat dalam kegiatan positif seperti ini” ungkap Kambu salah satu pemeran pemabuk dalam drama ini.

Aktor yang terlibat mengaku puas dengan drama yang ditampilkan, selain banyak mendapat pujian, dengan drama tersebut mereka setidaknya sudah bisa berbuat untuk saling mengingatkan agar berhenti berbuat keburukan dan perbanyak berbuat kebaikan. “selama ini kita hanya melakukan hal yang sedikit membawa manfaat, tapi dengan drama ini setidaknya kita sudah memberi pesan moral buat masyarakat, terutama untuk diri kita sendiri. (elo)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...