Selasa, 04 Maret 2014

Jajan Perantau Ina Hadijah

KM TNC. Pangaha laya (jajan layang) dan Kalempe Owa merupakan jajanan khas Bima sudah dari dulu namun konon jajan tersebut adalah jajanan dari para perantau, salah satunya dari nelayan bugis. Hadijah salah seorang ibu rumah tangga asal Sape  dan domisilir di kelurahan Rabadompu Barat menceritakan tentang asal usul jajanan tersebut "jajan ini dulu datang dan dibuat oleh para perantau dulu terutama dari bugis dan tinggal di Sape sehingga menjadikan jajan tersebut sebagai jajanan yang disukai sekaligus dipasarkan oleh masyarakat hingga sampai saat ini" ungkapnya.
"namun, akibat banyaknya jenis jajanan moderen sehingga jajan ini mulai dimakan zaman sehingga untuk mendapatkannya hanya kita bisa lihat disaat-saat acara syukuran maupun acara lainnya, sudah jarang dipasarkan secara umum" lanjutnya.

Proses pembuatannyapun tidak membutuhkan bahan yang banyak namun proses pembuatannya tidak sembarang orang, berikut proses pembuatannya. pertama-tama tepung beras dan gula merah dicampur menjadi adonan dengan gula merah terlebih dahulu dimasak dicampur rata ditambahkan dengan garam secukupnya setelah itu disimpan semalaman (18-20 jam) tujuannya agar campuran gula merah tadi bisa meresap dengan tepung beras. Adonan tadi diratakan dan siap dibentuk menjadi layang-layang serta siap digoreng, proses penggorengannya jangan sampai terlalu matang dan jajan siap dihidangkan. Selamat mencoba

Bagi yang ingin mencoba silakan datang sendiri di kelurahan Rabadompu Barat Rt 05 Rw 02 Kampung Rade CS (082341408383). Alamsyah



 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...